Frenki ingin menggaet market selatan, yang awalnya sudah hatam bagaimana lidah masyarakat utara. Menggunakan wok, customer bisa langsung melihat api yang berkobar dari proses memasaknya.
Aang Sunaji dan Kiki memlilih nama JTTS karena merepresentasikan perjalanan mereka dari Tangeran ke Selatan untuk membawa kopi yang spesial dan experience berbeda.
Tyo ingin menjadi jembatan dari kopi instan ke coffee shop chain dan artisan. Ia merasa memiliki toko kopi bukan berati harus cinta kopi, tapi bisa berdasarkan alasan lainnya yang mulia.