Fransis Pizza, kedai pizza rumahan asal Jakal yang biasa dikenal sebagai Jalan Kaliurang, Yogyakarta bertandang ke Jaksel atau Jakarta Selatan tepatnya di Zapoli selama 3 hari, pada tanggal 15-17 Juli lalu. Fransis membawa menu-menu jagoannya yang tentunya menggunakan pizza dough ala Fransis yang memang sudah menjadi cirinya sendiri.

Pengalaman saya menikmati pizza disini masih sama dengan pengalaman saya tahun lalu ketika hadir langsung di kedai Fransis Pizza di Jogja, pizza dough yang kenyal, dengan penggunaan based sauce yang yang tidak terlalu mendominasi namun melengkapi rasa dari satu loyang pizza tersebut dan masih dengan keju mozzarella yang segar buah tangan dari peternakan lokal yang susunya pun berasal dari sapi lokal.
Saya dengar-dengar dalam 3 hari ini Fransis telah mengeluarkan sekitar 400 lebih pizza dough, yang dalam sehari dibuka untuk 2 sesi yaitu jam makan siang dan jam makan malam, seperti biasa suasana di Zapoli selalu riuh padat apalagi dalam 3 hari itu. Masih menggunakan regulasi yang sama diterapkan oleh kedai Fransis Pizza dimana pengunjung yang datang harus melakukan reservasi terlebih dahulu, disinilah sisi pedagogi “wong jowo” Magastowo pemilik sekaligus pizza maker Fransis Pizza masih diterapkan yakni “ora ngoyo”.
Rangkuman dari kemeriahan pop-up Fransis Pizza di Zapoli ini sungguh mengesankan, animo warga Jakarta sungguh luar biasa, semua bahagia, seluruh tamu di hari itu tidak segan-segan mengabadikan moment dengan gawainya masing-masing, saya jadi teringat kata-kata Magastowo di siang itu “Meja yang unik akan menghasilnya pizza yang unik juga” saya setuju dengan kalimat beliau. Arrivederla!
