Macaron, kudapan manis dengan textur crunchy diluar lembut di dalam, memberikan sensasi yang meledak di lidah para penikmatnya, hidangan penutup yang satu ini berasal dari Paris, Perancis.
Dimulai pada abad pertengahan di Eropa. Macaron awalnya terbuat dari almond, putih telur dan gula, memberikan sensasi renyah diluar, lalu lembut di dalam. Tidak berbeda jauh dengan Macaron yang ditemukan di zaman sekarang. Lalu seorang bangsawan Italia yang naik tahta menjadi ratu Perancis, bernama Catherine de ‘Medici membawa hidangan penutup ini ke Perancis pada abad ke-16, lalu pada tahun 1792, setelah banyaknya resep Macaron yang beredar di Perancis.

Bermula pada dua orang biarawati Karmelit di kota Nancy yang berhasil menjual Macaron untuk bertahan hidup selama revolusi Perncis. Macaron yang mereka buat terkenal sebagai ‘Macaron sisters’. Berkat ide berlian mereka, Macaron dengan rasa nikmat ini berhasil dinikmati oleh banyak orang pada saat itu.
Seorang pembuat manisa Paors memperkenalkan dunia ‘Macaron Parisien’ pada tahun 1830-an secara exclusive dipopulerkan oleh Ladurèe, perusahaan terkenal yang diciptakan oleh Louis Ernest Ladurèe pada tahun 1862.

Mulai dari tahun 1830-an hingga abad ke 21, Macaron mulai berevolusi dari almond hingga dibuat dengan bahan dasar merengue, dengan berbagai macam rasa. Berkat meledaknya fil, Sofia coppola pada tahun 2006, Marie Antoinette. Macaron mulai terkenal di kancah International, dan tersebar di berbagai negara.
Selain cara pembuatan dan rasa yang unik, Macaron juga nemiliki hari jadinya sendiri dengan sebutan ‘Hari Macaron’ yang dirayakan seluruh dunia, dan banyak toko Macaron yang ikut berpartisipasi dengan cara membagikan Macaron gratis atau sample Macaron kepada para pelanggan.
Teks oleh: Ni Kadek Sari Dewi
Source photos: Unsplash
