Open Column

INIKAH MASA DEPAN INDUSTRI F&B?

Beberapa tahun silam kita mungkin dibuat takjub oleh vending machine, dengan hanya menekan satu tombol maka minuman dingin akan keluar dalam hitungan detik, namun kini mesin itu sudah kerap kita jumpai di beberapa pusat perbelanjaan atau tempat umum lainya. Kita maju ke era yang lebih modern lagi, di awal tahun 2014-an kita semua dibikin terpukau oleh layanan Ojek online yang bisa menghantarkan kita ke tempat tujuan bahkan membeli makanan secara online dengan secara sentuh dalam layar ponsel. Dan baru-baru ini kita netizen Indonesia dibikin tercengang oleh barista robot dari Family Mart. Lalu timbul banyak sekali pertanyaan apakah pada akhirnya manusia akan tergantikan dengan mesin? 

Savour eats

Mungkin bila kita melihat lebih dalam lagi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah ada sejak lama, ketika kita menelpon ke nomor perusahaan maka ada ekstensi yang menyambungkan kita ke suatu divisi tertentu itu adalah kecerdasan buatan, jadi sebenarnya ini sudah ada dan berdampingan dengan hidup kita selama ini. Namun bagaimana dengan penggunaan robot dalam industri khususnya industri kuliner, mungkin ini adalah pembahasan yang menarik! 
Bila kita melihat industri kuliner yang masif seperti pabrik tentu kini sudah banyak menggunakan bantuan dari mesin secara otomatis. Yang membuat menarik adalah belakangan ini mulai banyak gerai-gerai makanan yang menggunakan teknologi robot untuk memudahkan kerja produksi makanan dan minuman. Selain produksi lebih cepat dan maksimal juga mengundang daya tarik tersendiri yang membuat pengunjung tidak ragu untuk mengabadikannya.

Namun apakah mesin bisa menggantikan manusia dalam industri ini? Ini bukan era Terminator yang dengan mudah sky-net menguasai dunia, dalam hitungan hari kecerdasan buatan pasti memiliki kelemahan yakni simpati dan empati yang tentu ini harus selalu ada dalam industri kuliner. Seorang bartender yang bergurau dengan tamu atau server yang tidak sengaja menjatuhkan gelas wine ke meja tamu lalu ada permintaan maaf dari server itu sendiri dan pemberian komplimen dari manager restoran, dinamika itu yang sebenarnya membuat industri ini menjadi hidup dan mungkin tidak akan bisa digantikan oleh robot atau kecerdasan buatan.

Foto teaser: REUTERS / Piroschka van de Wouw
Teks oleh: Dio Reza

Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Discover more from Tworubber

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading