Anton Ismael seorang photographer, videographer, art director, creative director, pelukis yang kemudian memasak dan kini membuka depot makan babi asap yang terletak di Selatan Jakarta.

Jadi sejarahnya begini, ini sebenarnya sejarahnya dulu banget ya jadi tahun dulu pada saat saya SMA jadi saya kan anak kost-kostan. Nah makanan ini menjadi satu hal untuk saya survival kalau masak sendiri jadi lebih irit dan bisa mengatur cost
Anton Ismael | Owner Babi Tong
Tidak hanya soal menjual Nasi Babi Asap. Namun disini Anton Ismael atau yang akrab di panggil Pak e sebutan dari bahasa Jawa untuk tokoh yang di tuakan berbicara tentang sebuah diplomasi babi. Dimana nantinya Babi Tong akan berpengaruh meski pangsa pasarnya terbatas, seperti menjadi pembeda dari yang sudah ada.
Babi Tong adalah sebuah kedai makan babi asap memberikan sebuah apresiasi kepuasan rasa dan porsi pada tiap piring bagi para penikmatnya.

Dalam setiap piring Babi Tong ini saya ingin membicarakan celebration, orang makan babi ini itu adalah selebrasi hal-hal kecil yang terjadi di dalam hidupmu. Misalkan kamu habis menyelesaikan tugasmu kuliah TA, ah saya ingin merayakan ini untuk diri saya sendiri atau bersama teman-teman selebrasi, makanya di dalam setiap porsi Babi Tong kita menaruh 100 gram daging babi.
Anton Ismael | Owner Babi Tong
Babi Tong menghadirkan citarasa keliling nusantara dalam tiap piringnya. Rasa lokal yang khas kemudian di padupandankan dengan teknik pengasapan yang sedikit berbeda menghadirkan sebuah rasa baru.

Nah ini bumbu yang kami pakai bumbu nusantara, kalau misalkan rempah hitam itu adalah gabungan dari Jawa dan Bali. Ada sedikit bumbu Balinya, yang Jawanya itu kita masukan kluwek sehingga warnanya menjadi hitam. Kemudian disini yang asam segar adalah pengaruh dari Manado yang seperti bumbu dabu itu seger banget deh.
Anton Ismael | Owner Babi
