Site icon Tworubber

SANTAP MALAM SERI KE-8 KAUM JAKARTA HADIRKAN KOTA MARITIM SURABAYA

Masih dalam rangka merayakan ulang tahun Jakarta yang ke-498, KAUM Jakarta mendatangkan Dick Derian yang tentunya bertandang membawa hidangan dari kota maritim Surabaya. Total ada sembilan sajian yang terangkai dalam hidangan malam, dengan masakan khas Surabaya dan Jakarta yang bergantian di tiap urutannya.

Santap Malam kali ini cukup unik karena membicarakan hari jadi Kota Jakarta, namun dengan kolaborasi dari kota lain yang punya rasa dan pengalaman serupa sama-sama kaya akan akulturasi budaya karena terletak di pesisir pantai, sama-sama memiliki pelabuhan kelas dunia pada masanya.

Dari hidangan pembuka, sepertinya tim KAUM Jakarta dan Derian sudah mempersiapkan tiap kejutan yang ada, mulai dari Rujak Penganten khas Betawi yang kini sudah jarang dijumpai, hingga Petis Cumi yang, menurut saya, menjadi primadona malam itu—sayang posisinya bukan sebagai hidangan utama.

Lanjut ke Gabus Pucung yang sebenarnya Surabaya juga punya versi miripnya, yakni Rawon. Kemudian hidangan utama: Otak-Otak Bandeng yang mungkin lebih dekat dengan daerah Gresik ketimbang Surabaya, disajikan bersama nasi uduk daun jeruk yang nyaman, juga dengan ayam bakar Tanah Abang—sebuah memori Chef Rahmad tentang warung langganannya di Tanah Abang yang, sayangnya, sudah lama tutup.

Rangkaian ini kemudian ditutup oleh dua sejoli manis: sorbet legen dengan buah siwalan—diambil dari es legen yang banyak dijumpai di Surabaya—dan es selendang mayang khas Jakarta yang tentunya sudah diubah dan direka sedemikian rupa.

Santap Malam Seri ke-8 ini menjadi rangkaian makan malam yang menarik dan berbeda dari sebelumnya. Cerita tentang Derian dan sudut pandangnya dari Surabaya menjadi pembeda tersendiri, menghadirkan sajian komplit yang mengasyikkan dari awal hingga akhir.

Exit mobile version