Pearls and Potions adalah gerakan baru yang menggabungkan edukasi dan hiburan yang gak bakal bosen sama sekali. Ini berawal dari obrolan iseng antara Ray Janson, seorang chef sekaligus F&B podcaster, dan Putri, ibu-ibu sibuk yang punya segudang rutinitas, salah satunya menjadi pengelola usaha Oyster yang cukup besar di Indonesia.
Ide ini datang dari Ray Janson yang membuat sebuah media pengenalan oyster yang mudah dan tentunya accessible, dengan menggabungkan edukasi berupa pemutaran video, mini talk-show, diiringi oleh hiburan seperti musik dan cocktails sebagai pasangan yang cocok.
Karena ternyata oyster itu manfaatnya besar banget. Bukan hanya dari segi rasa yang enak dan sehat, tapi juga kalau kita bicara soal Jakarta, selalu menyenangkan memiliki bahan makanan baru seperti ini. Budidaya oyster ini bisa mempercepat peremajaan terumbu karang yang rusak, serta membantu para nelayan.
Ironiku menjadi event kedua Pearls and Potions setelah Bura-bura Japanese Cocktail Bar yang berada di Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Ada beberapa produk yang disajikan pada gelaran Pearls and Potions kedua ini, seperti Fresh Oyster, Oyster Gratin, Oyster Furai yang disajikan dengan tartar sauce, dan Grilled Oyster with Ponzu.
