Abdul Mugni atau yang biasa dipanggil Mugni adalah anak berumur 19 tahun yang sekarang menjalankan sekolah online sambil berbisnis sebagai owner dari Overgood rice box. 9 outlet Overgood berada di Pondok Bambu, Jatiwatingin, Pondok Kelapa, Jati Asih, MM Bekasi, Kelapa Gading 1, Kelapa Gading 2, Tebet dan Kuningan. Dengan konsep untuk menarik anak muda, ternyata Mugni tidak menyangka bahwa yang datang sangat beragam, bahkan kantoran dan middle age.
“Overgood sendiri itu adalah bisnis rice box yang visinya kita sendiri itu bisa menjadi brand no.1 di indonesia. Sehingga bisa banyak orang coba produk kita, bisa banyak orang kena manfaat dari produk kita, ya itu sih garis besarnya. Overgood itu tercetus pada saat kita awal pandemi, dimana covid itu datang ke indonesia. Akhirnya sekolah online diadakan, sehingga menyebabkan butuh kegiatan tambahan. Akhirnya terciptalah Overgood.”
– Abdul Mugni | OVERGOOD
Perlahan tetapi pasti, Overgood kini telah berkembang melalui inovasi dan penyesuaian campaign marketing. Mugni membeberkan awalnya ia membutuhkan sedikit saja modal untuk membeli bahan-bahan pokok seperti ayam dan sausnya serta membayar head chef.Bisnis rumahan model Overgood ini menghabiskan Rp.10.000.000,- untuk modal dan outlet awal. Kemudian setelah berkembang, pengembangannya membutuhkan sekitar Rp.200.000.00,-.
“Kita ambil nama Overgood itu dari over bahasa inggris artinya lebih, good artinya baik. Sehingga harapannya nanti kedepannya Overgood itu bisa menunjukan kualitas yang diluar ekspektasi dari yang diharapkan sama pasar. Overgood sendiri artinya buat gue adalah ladang pencarian uang, bukan. Tapi lebih ke menciptakan lingkungan kerja yang kreatif dan untuk mewadahi orang-orang yang terkena efek covid sih sebenernya.”
– Abdul Mugni | OVERGOOD
Tips & trick dari Mugni adalah untuk memulai saja terlebih dahulu. Yang terpenting awalnya adalah memikirkan konsep dan menyiapkan modal. Karena F&B itu akan sangat riskan di bulan-bulan awal menurutnya. Selain itu menurut Mugni juga penting untuk memiliki mentor. Sebagai business owner, yang belum pernah berkecimpung di dunia F&B, Mugni merasa harus belajar dari yang sudah expert agar ilmunya bisa diaplikasikan ke bisnis yang sedang di jalankan. Tujuannya untuk tau arah dan tidak asal jalan.
“Dari outlet 1 ke outlet 2 kita cenderung signifikan, dari outlet 2 sampai 8 outlet lainnya kita cenderung naik karena kita telah melakukan inovasi. Dari berbagai sisi, dari sisi produk dan juga sisi campaign marketing. Untuk kedepannya setelah corona selesai mungkin kita bisa mengusung konsep yang lain seperti bisa membuka dine in, atau mungkin nanti ada merek Overgood tapi ada aspek-aspek yang lain.”
– Abdul Mugni | OVERGOOD


