Site icon Tworubber

Gordon Ramsay: Uncharted – Rendang, Bau Durian, dan Chef Wongso

By Ammarsha Rewindra Ridwan

Sebagai hidangan yang sering dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia, Rendang adalah simbol selebrasi kuliner nusantara. Daging sapi yang empuk hasil masak berjam-jam dalam racikan bumbu santan yang kental adalah surga duniawi bagi banyak orang. Dan Gordon Ramsay, sang celebrity chef kondang asal London mengibaratkan hidangan khas Sumatera Barat itu sebagai buah cinta beef stew dengan curry di acara terbarunya, “Gordon Ramsay: Uncharted” yang tayang di National Geographic Channel.

Konsep utama dari “Gordon Ramsay: Uncharted” adalah penjelajahan, di mana Chef Ramsay menelusuri berbagai tempat demi mempelajari produk kuliner terbaik daerah tersebut. Di episode keempat season kedua acara ini yang tayang pada tanggal 28 Juni 2020, Chef Ramsay menyambangi tanah Sumatera untuk belajar memasak Rendang.

Dalam kunjungannya, Chef Ramsay dijamu oleh ikon kuliner ternama Indonesia yaitu Chef William Wongso. Chef Wongso, yang notabene memiliki pengalaman segudang dalam kuliner nusantara menantang Chef Ramsay untuk menghidangkan Rendang dengan gaya masing-masing ke Gubernur Sumatera Barat. It’s a cook-off!

Tanpa meniadakan esensi kuliner yang menjadi tajuk utama, unsur entertainment kental terasa dalam dokumenter berdurasi satu jam ini. Mulai dari jatuh bangun Chef Ramsay dalam kompetisi karapan sapi demi meyakinkan sang pemilik sapi untuk memberikan daging terbaiknya, hingga ekspresi pahit beliau ketika harus dihadapkan dengan durian tidak pernah gagal untuk membuat gue tertawa kecil. Gordon Ramsay, seorang chef ternama yang dikenal sebagai juri masak di berbagai acara ternyata tidak sanggup menahan aroma unik sang raja buah. Sedangkan Ade Putri Paramadita yang mendampinginya malah menikmati dengan santai, melumati daging manis yang membalut biji-biji besar durian sambil mentertawakan Chef Ramsay.

Secara keseluruhan, gue sangat menikmati satu jam yang habis di depan televisi menyaksikan Chef Ramsay bertingkah super heboh dan lebay demi memasak Rendang terbaik. Namun, acara ini menuai banyak pendapat berbeda, yang utamanya malah berpusat pada Chef Wongso.

Menurut banyak orang, Chef Wongso yang berasal dari Malang bukanlah orang yang tepat bagi Chef Ramsay untuk belajar memasak Rendang. Bagi mereka, sejatinya yang mengajarkan orang lain, terutama orang asing untuk memasak masakan khas daerah haruslah orang asli daerah tersebut, yang paham cita rasa asli hidangan.

Ada juga yang berpendapat lain, bahwa sebenarnya Chef Wongso sudah tepat untuk mendampingi Chef Ramsay dalam perjalanannya memasak Rendang.

Perbedaan pendapat ini mengundang pembicaraan di berbagai circle pergaulan yang gue masuki. Teman-teman gue yang berdarah Minang tentunya mengklaim bahwa masakan Rendang ibunya lah yang paling enak. Puluhan tahun hidup memasak hidangan yang sama dengan resep yang otentik jelas memberikan hasil yang lebih memuaskan bagi lidah warga lokal, dibanding bule yang baru belajar masak satu minggu. 

Opini menarik lain yang gue dapat adalah, memilih Chef Wongso sebagai guru Rendang bagi Chef Ramsay adalah layaknya menaruh Michael Jordan untuk mengikuti kontes three-point shootout. Untuk konteks, Michael Jordan adalah atlet basket serba bisa yang digadang sebagai pebasket terbaik dunia yang diminta untuk mengikuti kontes menembak bola basket dari jarak jauh untuk mendapat tiga angka. Jordan jelas bisa mencetak tripoin, tapi apakah dia penembak jarak jauh terbaik? Masih ada nama lain seperti Ray Allen atau Reggie Miller, yang mungkin lebih tepat untuk diikutsertakan karena memang spesialisasi mereka terletak di tembakan tiga angka.

Layaknya Jordan, tidak ada keraguan bahwa Chef Wongso adalah salah satu chef terbaik di Indonesia. Bahkan mungkin yang terbaik. Pengalaman berkarir berpuluh tahun dengan segudang prestasi, salah satunya Chevalier dans l’Ordre National du Merite yang beliau raih di 2001 atas perannya sebagai pionir kuliner Perancis adalah testamen kehebatan Chef berusia 73 tahun tersebut. Namun, bukannya Chef Ramsay bisa belajar dari Uni-Uni di Pasar Bukittinggi, Uda di Rumah Makan Lamun Ombak, atau ikon kuliner lokal seperti Uni Reno Andam Suri?

Menurut gue, walaupun Chef Wongso bukanlah asli Minang yang memiliki resep Rendang turun-temurun yang diakui lidah warga lokal, beliau sebagai pakar kuliner tentunya sudah belajar untuk memasak Rendang dengan baik dan benar. Kombinasi keilmuan yang didapat dari menekuni karirnya dalam berkuliner selama puluhan tahun dan international exposure yang beliau miliki menjadikan “Gordon Ramsay: Uncharted” terasa fresh dan exciting. Siapa lagi yang bisa dengan usil mencuri udang hasil pancing, makan durian seenak jidat, dan membuat Chef Ramsay terpapar kotoran kerbau di siaran televisi internasional?

Lo boleh kirim Ray Allen, tapi gue bakal tetap kirim Michael Jordan. Dan gue pede Michael Jordan bakal menang.

Exit mobile version